Tahun baru pertama di luar negeri. berharap pergi kemana dan memandang pesta kembang api dengan panoramic view yang sudah terkenal di seantero jagat. namun apa yang terjadi dengan tahun baru saya kali ini?
let the story begins..
dimulai dari rencana beberapa bulan yang lalu bahwa kami akan keluar negeri untuk merayakan tahun baru. maksudnya kelar belanda yah. hehe. dan ternyata rencana itu digagalkan oleh beasiswa yang belum cair serta mahalnya tiket serta penginapan pada tahun baru. (ya iyalah secara……)
akhirnya kami berfikir mungkin kami ditakdirkan untuk merayakan tahun baru di negara yang pernah menjajah kami. nah sekarang pilihannya adalah 3 kota. Den Haag- Scheveningen, Rotterdam- erasmusbridge, Amsterdam- Dam square. Sempat terfikir untuk ke rotterdam. tapi ada fakta yang harus kami terima dengan berat hati. semua angkutan masal berhenti pada jam 9 malam. arghhhhh. dan nacht trein baru ada lagi jam 3 pagi. damn. karena keinginan yang tidak terlalu kuat. dan kemalasan akan party di outdoor akhirnya kami mengurungkan niat untuk mengahbiskan tahun 2007 di rotterdam atau amsterdam. *sigh
kami berfikir pasti akan ada perayaan di Schevenigen. ditekankan. kami BERFIKIR. karena tidak tau harus di check kemana. di websitenya scheveningen cuma ada info bahwa ada vuurwerk a.k.a kembang api. okelah dengan mantapnya kami merencanakan pergi kesana. saya pun mengundang mescha ke kamar sebelum jam 9. dikarenakan setelah itu tidak ada trem. dan ternyata malam itu tante nanik dan keluarga mengundang kami untuk berkumpul dirumahnya. seperti layaknya mahasiswa yang jauh dari keluarga,kami sangat bersyukur ada undangan itu,adi bisa merasakan hangatnya kebersamaan memakan gule. hehehe
setelah berpuas diri memakan gule. kami melihat am yang ternyata sudah jam 23.30. dengan terpaksa kami pamit dengan gule tante nanik dan keluarga untung pergi ke schevenigen. perjalanan yang sangat melelahkan. karena kami baru bisa berangkat naik sepeda sekitar jam 23.40 sementara schevenigen itu 8 km dari tempat kami. kalo berjalan normal yah mkn setengah jam kami nyampe schevenigen. tapi demi melihat schevenigen pada tahun baru.kami mempercepat kayuhan sepeda kami tapi kami tidak tahu bagaimana keadaan jalan kota den haag ketika tahun baru yang ternyata….
1. jarang ada mobil (enak lah yah, bisa makin cepet mengayuh sepeda)
2. tidak ada trem (gak akan ada yang menghalangi kami untuk mengayuh menyebrang rel)
3. jalan raya penuh akan kertas2 petasan!! dan petasan yang masih aktif.
4. Asap membuat jarak pandang hanya sekitar 15 meter
5. ini hal yang paling parah. keinget di jakarta waktu kerusuhan, banyak orang membakar kayu,kardus,dll membuat satu jalur tertutup. bener2 parah.
sempet beberapa kali berfikir untuk tidak melanjutkan perjalanan. tapi bayangan pesta kembang api di scheveningen sangat menggoda.kami tetap melanjutkan perjalanan walau benda2 explosive menyambar2 dengan indahnya.
akhirnya jam 12.15 kami sampai di schevenigen. ternyata kembang api yang kami harapkan seperti di ancol tidak ada. hiks. tapi kami sangat terhibur dengan adanya pasangan yang mendedikasikan uangnya untukm membeli sekitar 20 kardus vuurwerk. bener2 memanjakan penonton kembang api yang disana. karena ntnnya dari deket, jadi berasa kereeeeeeeeen bgt. baru selesai sekitar jam 2. bener2 pertunjukan yang sangat lama! dan terus menerus. bener2 tajir.
oke sebuah perhitungan ga penting. di toko, 4 buah vurweerk yang bagus berharga 60 euro. satu kardus itu bisa ada sekitar 60-120 vuurwerk. dan dia membawa sekitar 20 dus. can you calculate how much money they spend just for fireworks??ckckc.
kami sangat berterimakasih pada bapak dan ibu bule yang telah memanjakan kami dengan indahnya kembang api yang disajikan. jam setengah 3 kami pulang dari schevenigen. menuju ke peraduan. salut buat ghozi yang bisa memboncengkan mescha bolak balik dengan kecepatan penuh. *yah kalo ga bisa malu sama predikat assisten pelatih pencak silat ghoz. hahaha.
2008 sudah hadir.2007 sudah menjadi sebuah pembelajaran. selamat tahun baru 2008.
setahun makin dekat dengan kematian. berusaha menjadi yang terbaik diantara diri kita sendiri.








met taun baru fik! hehe menarik juga pengalaman taun barunya, untung ada pasangan bule itu =D
the answer for your question is=
according to the news, this year para londo spent 60 million Euro in total just to buy their vuurwerk… coba kalo dipake bwat nambah2 beasiswa ya Gaa..
manda:
bener2.. kami mengucapkan terimakasih kepada pasangan bule yang telah rela membakar euro2nya untuk mempertunjukan vuurwerk terlama sepanajang hidup sayah..
gellukige nieuw jaar manda
dina:
wah, itu mah bukan lumayan lagi mbak. coba dibayangkan apabila setiap 1euro dari vuurwerk yang terjual masuk ke beasiswa ku. bisa ngajak orang2 ntn kesini tuh.
gellukige nieuw jaar mbak dina. salam bwt mas ricky